Education Operating System for Schools, Foundations & Boarding Institutions

Satu Institusi. Satu Data. Satu Sistem Operasi Pendidikan.

Tibyana Edu Core menyatukan akademik, keuangan, penerimaan siswa, SDM, boarding, operasional, dan intelligence dalam satu ekosistem yang terkendali—dengan adab, amanah, dan ihsan sebagai fondasi cara teknologi melayani pendidikan.

Yayasan Multi-CampusSekolah TK–SMAPesantren & BoardingEducation Group
Visual Tibyana menampilkan ekosistem pendidikan Islam modern dengan dashboard digital, kampus, santri, dan keluarga.
ONE INSTITUTION · ONE OPERATING SYSTEM

Kelola institusi dengan satu alur yang terhubung.

Dari penerimaan siswa hingga keputusan pimpinan, Tibyana menyatukan proses, data, dan kontrol dalam satu ekosistem yang konsisten.

01CaptureData masuk sekali, digunakan lintas fungsi.
02ControlWorkflow, approval, role, dan audit tetap terjaga.
03UnderstandPimpinan melihat insight, bukan sekadar laporan.
Built for multi-campus institutionsExplore platform

Connected

Data, proses, approval, komunikasi, dan layanan orang tua bekerja dalam satu alur terintegrasi.

Configurable

Struktur jenjang, campus, modul, workflow, role, dan kebijakan dapat disesuaikan tanpa memecah sistem.

Controlled

Audit trail, role-based access, approval, governance, dan consolidated reporting membantu organisasi tetap terkendali saat bertumbuh.

ISLAMIC VALUES BY DESIGN

Teknologi adalah wasilah. Pendidikan adalah amanah.

Tibyana dibangun untuk membantu institusi modern bertumbuh tanpa melepaskan nilai yang membentuk manusia. Karena sistem pendidikan yang baik tidak hanya membuat pekerjaan lebih cepat—tetapi juga menjaga adab, tanggung jawab, kualitas, dan kemaslahatan.

Purpose-led technology for education.
01

Adab

Character before capability

Teknologi mendukung budaya belajar yang menghormati guru, orang tua, peserta didik, aturan, dan proses pendidikan.

02

Amanah

Trust in every responsibility

Data, keuangan, kewenangan, dan keputusan dikelola secara bertanggung jawab dengan akses yang jelas dan jejak audit yang dapat ditelusuri.

03

Ihsan

Excellence with purpose

Setiap proses dirancang untuk mendorong mutu, ketelitian, pelayanan terbaik, dan perbaikan berkelanjutan—bukan sekadar selesai secara administratif.

04

Syura

Better decisions through consultation

Workflow, approval, dan insight membantu keputusan organisasi berlangsung kolaboratif, berbasis data, dan sesuai kewenangan.

05

Rahmah

Human-centered education

Sistem tetap menempatkan manusia sebagai pusat: pengalaman siswa, orang tua, guru, dan staf dibuat lebih sederhana, jelas, dan berempati.

06

Maslahah

Technology for meaningful benefit

Digitalisasi diarahkan pada kemanfaatan nyata bagi institusi dan umat: efisiensi, keberlanjutan, akses informasi, dan kualitas pendidikan.

OUR PRINCIPLE

Technology should strengthen tarbiyah, protect amanah, and help every institution pursue ihsan in the way it serves.

SUPPORTING VISUALS

Wajah ekosistem Tibyana dalam keseharian institusi.

Visual pendukung ini membantu memperlihatkan bagaimana Tibyana hadir di tingkat pimpinan, keluarga, kampus, dan operasional lembaga.

Orang tua dan anak menggunakan tablet bersama di lingkungan kampus Islam modern.
Mentor dan santri di kampus boarding modern dengan overlay dashboard operasional.
FROM CAMPUS TO HOME

Dari pengalaman santri di asrama hingga keterlibatan orang tua, Tibyana dirancang untuk menghubungkan proses, layanan, dan nilai.

THE CHALLENGE

Sekolah bertumbuh. Kompleksitas ikut bertumbuh.

Transformasi digital bukan sekadar mengganti kertas menjadi aplikasi. Tantangannya adalah membuat seluruh organisasi bekerja dengan data, kontrol, dan standar yang sama.

01

Data tersebar di banyak aplikasi dan spreadsheet.

02

Approval dan proses penting bergantung pada individu tertentu.

03

Standar antar-campus dan antar-jenjang tidak konsisten.

04

BOD menerima laporan terlambat dan sulit melihat kondisi secara menyeluruh.

05

Pertumbuhan sekolah menambah kompleksitas, bukan otomatis menambah kontrol.

TIBYANA EDU CORE

Satu platform. Tujuh product families.

Dibangun sebagai operating layer lintas fungsi, bukan kumpulan aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri.

01

Academic

Curriculum, class, attendance, assessment, report, learning progress, teacher workflow, dan academic analytics.

02

Finance

Billing, payment, receivable, budgeting, approval, financial reporting, dan integrasi proses keuangan pendidikan.

03

Boarding

Dormitory, permission, visit, tahfidz, adab & character development, discipline, wellbeing, dan aktivitas santri terintegrasi.

04

Admissions

PPDB end-to-end, selection, assessment, payment, enrollment, communication, dan applicant journey.

05

People

HR, recruitment, employee profile, attendance, payroll readiness, training, performance, dan organization structure.

06

Operations

Asset, procurement, inventory, facility, service request, transport, clinic, library, vendor, dan general affairs.

EXECUTIVE & GOVERNANCE LAYER

Dari operasional sekolah ke keputusan BOD.

Edu Core menghubungkan aktivitas harian dengan governance: approval, audit, KPI, risk signal, dan consolidated reporting untuk membantu pimpinan melihat organisasi sebagai satu institusi.

BOD Cockpit & consolidated KPIApproval dan delegation matrixAudit trail dan role-based accessCross-campus reportingException & risk visibility
Pimpinan institusi sedang memantau dashboard analitik dan laporan konsolidasi Tibyana.
BOARD COCKPITAcademic Year · Consolidated
AdmissionsLivePipeline visibility
FinanceSyncReceivable visibility
AcademicTrackPerformance visibility
Institution PerformanceAcross campuses
C1C4C8C12
WHAT IF?

Platform harus siap menghadapi perubahan.

Bagaimana jika sekolah membuka campus baru?

Gunakan tenant, campus scope, role, policy, dan modul yang dapat dikonfigurasi tanpa membangun sistem terpisah dari nol.

Bagaimana jika SOP berubah?

Workflow, approval, akses, formulir, dan aturan operasional dirancang agar dapat mengikuti kebijakan organisasi.

Bagaimana jika pimpinan membutuhkan data saat itu juga?

Intelligence layer mengonsolidasikan indikator lintas fungsi untuk dashboard BOD dan pelaporan manajemen.

Bagaimana jika lembaga ingin digital tetapi tidak mau kehilangan kontrol?

Audit trail, permission, approval, monitoring, dan governance menjadi bagian dari arsitektur, bukan tambahan belakangan.

IMPLEMENTATION MODEL

Transformasi yang terukur, bukan big-bang yang berisiko.

Prioritas dimulai dari masalah yang paling kritis, tetapi tetap mengikuti satu blueprint arsitektur agar investasi hari ini tidak menjadi technical debt besok.

01

Discover

Pemetaan proses, pain point, data, struktur organisasi, approval, dan kebutuhan pimpinan.

02

Design

Blueprint proses target, arsitektur data, role, dashboard, integrasi, dan prioritas implementasi.

03

Deploy

Implementasi bertahap per modul/campus, migrasi data, training, SOP, dan quality assurance.

04

Improve

Monitoring KPI, adoption, governance, continuous improvement, dan roadmap pengembangan berikutnya.

EXTEND YOUR ECOSYSTEM

Add-ons untuk operasional yang lebih lengkap.

Mulai dari core platform, lalu perluas sesuai model institusi dan prioritas transformasi.

Smart Card & Kartu SantriCashless Wallet & POSHR & PayrollProcurement & VendorInventory & AssetFacility & HelpdeskLibraryClinic & HealthTransportKitchen & MealLaundryScholarshipWakafAlumniEvent ManagementQuality ManagementIntegration Hub / API
FAQ

Pertanyaan yang biasanya muncul sebelum transformasi dimulai.

Apakah Edu Core hanya untuk satu sekolah?+

Tidak. Arsitekturnya diarahkan untuk yayasan dan education group yang memiliki banyak campus, jenjang, unit, maupun model regular dan boarding.

Apakah semua modul harus dipakai sekaligus?+

Tidak. Implementasi dapat dimulai dari prioritas paling kritis lalu dikembangkan bertahap tanpa kehilangan satu arsitektur data dan governance.

Apakah dapat menyesuaikan workflow lembaga?+

Ya. Konsep platformnya configurable untuk kebutuhan role, approval, campus, jenjang, dan proses yang berbeda antar-unit.

Apakah cocok untuk pesantren atau boarding school?+

Ya. Boarding merupakan product family utama, dengan ruang perluasan untuk dormitory, permission, tahfidz, adab & character development, visit, discipline, wellbeing, wallet, meal, dan layanan santri lainnya.

Bagaimana nilai Islam diterapkan di dalam platform?+

Bukan sekadar identitas visual. Nilai adab, amanah, ihsan, syura, rahmah, dan maslahah diterjemahkan ke dalam prinsip desain proses, governance, audit, pelayanan pengguna, dan pengambilan keputusan.

START THE CONVERSATION

Bangun operating system pendidikan yang siap tumbuh bersama institusi Anda.

Kami mulai dari konteks organisasi, proses, data, dan kebutuhan pimpinan—kemudian menyusun prioritas implementasi yang realistis.

Discovery awal difokuskan pada kebutuhan institusi dan prioritas transformasi.